Contact Us

KAJIAN PENGGUNAAN BATU BASALT BATU KAPUR

Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis penggunan batu basalt dan batu kapur sebagai agregat pada slurry seal terhadap konsistensi campuran, setting time ,

ANALISIS PETROGRAFI AGREGAT TERHADAP KUAT TEKAN DAN

Berdasarkan kandungan mineral agregat serta pengaruhnya terhadap sifat fisik agregat, dapat disimpulkan bahwa beton pada nilai faktor air semen terbaik (0,4) yang menggunakan agregat jenis basalt memiliki nilai kuat tekan 3,49% lebih baik dan nilai kuat lentur 22,44% lebih besar bila dibandingkan dengan

Kajian Penggunaan Batu Basalt & Batu Kapur Sebagai

Latar belakang penelitian ini adalah pemanfaatan jenis batuan yang jarang digunakan sebagai agregat pada slurry seal. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis penggunan batu basalt dan batu kapur sebagai agregat pada slurry seal terhadap konsistensi campuran, setting time, densitas, porositas dan ITS (Indirect Tensile Strength) jika dibandingkan dengan slurry seal menggunakan batu standar

UJI KARAKTERISTIK BETON ASPAL (AC–BC)

UJI KARAKTERISTIK BETON ASPAL (AC–BC) MENGGUNAKAN AGREGAT BASALT (STUDI KASUS : SUBTITUSI PORTLAND CEMENT DAN ABU SEKAM) Oleh: Teuku Irwansyah Putra NIM. 0809200060049 Komisi Pembimbing : 1. Dr. Ir. M. Isya, MT 2. Dr. Ir. Sofyan M. Saleh, M.Sc. Eng ABSTRAK Selama ini untuk pembangunan konstruksi jalan di Banda Aceh dan sekitarnya menggunakan

Hasil Pengujian dan Pembahasan text-id.123dok

4.4. Hasil Pengujian dan Pembahasan. 4.4.1. Pengujian Konsistensi Slurry Seal. Gambar 4.3. Pengujian Konsistensi Slurry Seal. Berdasarkan persyaratan Pedoman Perencanaan Bubur Aspal Emulsi (slurry seal) tahun 1999 yaitu besarnya konsistensi campuran adalah 2 –3 cm, maka dari hasil pengujian konsistensi dengan berbagai macam kadar air untuk slurry seal menggunakan agregat batu basalt

Benda Uji text-id.123dok

Slurry seal dengan menggunakan agregat batu basalt dengan lima jenis kadar aspal (residu) yaitu 6,5%, 7%, 7,5%, 8% dan 8,5%. b. Slurry seal (residu) dengan menggunakan agregat batu kapur dengan lima jenis kadar aspal (residu) yaitu 6,5%, 7%, 7,5%, 8% dan 8,5%. commit to user. Jenis Slurry Seal Type III. Pengujian . Kadar Aspal (residu) (%) Setting Time. ITS. 2 3 3 3 3 3 Total benda uji yang

BAB III BAHAN PENGISI (AGREGAT) DAN PERSYARATANNYA 3.1

Agregat halus dapat berupa pasir alam, pasir hasil olahan atau gabungan dari kedua pasir tersebut. Sesuai dengan SNI 03 2847 2002, bahwa agregat halus merupakan agregat yang mempunyai ukuran butir maksimum sebesar 5,00 mm. Adapun syarat-syarat agregat halus (pasir) untuk campuran beton adalah sebagai berikut: III 3

TINJAUAN SIFAT-SIFAT AGREGAT UNTUK CAMPURAN ASPAL

- Agregat halus adalah agregat yang lolos saringan no. 8 (2,36 mm). Bahan pengisi adalah bagian dari agregat halus yang lolos saringan no. 30 (0,60 mm). Menurut Bina Marga (2007), agregat dibedakan menjadi : Agregat kasar adalah agregat yang tertahan saringan no. 4 (4,75 mm). Agregat halus adalah agregat yang lolos saringan no. 4 (4,75 mm).

ELECTRONIC THESIS AND DISSERTATION UNSYIAH

mengetahui karakteristik Marshall campuran beton aspal AC-BC menggunakan agregat basalt dan aspal pen. 60/70 dengan tambahan aditif kantong plastik bekas sebagai bahan pengikat. Penggunaan batu Basalt dapat mengurangi ketergantungan terhadap material dari sungai. Dari pengujian sifat-sifat fisis agregat basalt diketahui bahwa untuk partikel kepipihan dan kelonjongan tidak memenuhi

BAB III BAHAN PENGISI (AGREGAT) DAN PERSYARATANNYA 3.1

BAHAN PENGISI (AGREGAT) DAN PERSYARATANNYA 3.1 Persyaratan Agregat Agregat yang digunakan dalam campuran beton, terdiri dari 60% sampai 75% dari volume totalnya, oleh karena itu perlu perhatian terhadap bahan ini, sebab sifat-saifatnya sangat mempengaruhi hasil pembuatan beton. Dari sisi ekonomi, egregat relatif murah harganya, oleh karena itu disarankan agar menggunakan

Kajian Penggunaan Batu Basalt & Batu Kapur Sebagai

Latar belakang penelitian ini adalah pemanfaatan jenis batuan yang jarang digunakan sebagai agregat pada slurry seal. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis penggunan batu basalt dan batu kapur sebagai agregat pada slurry seal terhadap konsistensi campuran, setting time, densitas, porositas dan ITS (Indirect Tensile Strength) jika dibandingkan dengan slurry seal menggunakan batu standar

UJI KARAKTERISTIK BETON ASPAL (AC–BC)

UJI KARAKTERISTIK BETON ASPAL (AC–BC) MENGGUNAKAN AGREGAT BASALT (STUDI KASUS : SUBTITUSI PORTLAND CEMENT DAN ABU SEKAM) Oleh: Teuku Irwansyah Putra NIM. 0809200060049 Komisi Pembimbing : 1. Dr. Ir. M. Isya, MT 2. Dr. Ir. Sofyan M. Saleh, M.Sc. Eng ABSTRAK Selama ini untuk pembangunan konstruksi jalan di Banda Aceh dan sekitarnya menggunakan

Penjelasan Jenis Agregat dan Batuan, Lengkap!

Selain itu dapat juga menggunakan jenis agregat lain yang keras seperti batu alam misalnya basalt, terak tanur tinggi, jenis-jenis logam. Agregat yang sangat ringan untuk isolasi terhadap panas atau yang tahan api adalah perlit, sejenis gelas dari batuan beku (vulkanik) dengan berat isi sekitar 0.6-0.2 kg/dm³, vermiculit dengan berat isi massa sekitar 0.07-0.09 kg/dm³ dan foamglass. Agregat

ANALISIS REAKSI ALKALI SILIKA AGREGAT TERHADAP KUAT

Penelitian ini menggunakan metode eksperimental yaitu dengan menggunakan agregat andesit dan agregat basalt untuk pengujian kereaktifan agregat terhadap reaksi alkali silika dan pengujian kuat tekan dan kuat lentur beton yang dilakukan setelah 3 variasi perendaman yakni 1) perendaman dengan air tawar 28 hari, 2) rendam air tawar 28 hari + rendam air laut selama 13 hari, 3) rendam air tawar 28

TINJAUAN SIFAT-SIFAT AGREGAT UNTUK CAMPURAN ASPAL

untuk lapis permukaan jalan yang ada di Provinsi Gorontalo menggunakan agregat yang berasal dari lokasi material di atas. TINJAUAN PUSTAKA Agregat yang umum dipakai pada campuran aspal panas secara umum berasal dari batuan. Berdasarkan proses terjadinya batuan ini dibedakan atas batuan beku (igneous rock), batuan sedimen / endapan (sedimentary rock) dan batuan matamorf / malihan

ANALISIS PETROGRAFI AGREGAT TERHADAP KUAT

Berdasarkan kandungan mineral agregat serta pengaruhnya terhadap sifat fisik agregat, dapat disimpulkan bahwa beton pada nilai faktor air semen terbaik (0,4) yang menggunakan agregat jenis basalt memiliki nilai kuat tekan 3,49% lebih baik dan nilai kuat lentur 22,44% lebih besar bila dibandingkan dengan kekuatan beton yang menggunakan agregat jenis andesit.

(DOC) Makalah Agregat.doc Ramadhie Arbansyah

Klasifikasi Agregat dan Syarat Agregat Menurut SII, ASTM dan SK SNIKlasifikasi agregat dibagi menjadi 2, yaitu agregat kasar dan agregat halus berdasarkan ukurannya yang ditentukan menggunakan saringan. Pengertian Agregat Kasar dan Halus 1) Agregat KasarAgregat kasar adalah agregat yang ukuran butirannya lebih dari 0,5 cm (PBI 1971 2) Kadar Lumpur atau bagian butir lebih

Analisis petrografi agregat terhadap kuat tekan dan kuat

Berdasarkan kandungan mineral agregat serta pengaruhnya terhadap sifat fisik agregat, dapat disimpulkan bahwa beton pada nilai faktor air semen terbaik (0,4) yang menggunakan agregat

Penjelasan Jenis Agregat dan Batuan, Lengkap!

Selain itu dapat juga menggunakan jenis agregat lain yang keras seperti batu alam misalnya basalt, terak tanur tinggi, jenis-jenis logam. Agregat yang sangat ringan untuk isolasi terhadap panas atau yang tahan api adalah perlit, sejenis gelas dari batuan beku (vulkanik) dengan berat isi sekitar 0.6-0.2 kg/dm³, vermiculit dengan berat isi massa sekitar 0.07-0.09 kg/dm³ dan foamglass. Agregat

Kajian Penggunaan Batu Basalt & Batu Kapur Sebagai

Latar belakang penelitian ini adalah pemanfaatan jenis batuan yang jarang digunakan sebagai agregat pada slurry seal. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis penggunan batu basalt dan batu kapur sebagai agregat pada slurry seal terhadap konsistensi campuran, setting time, densitas, porositas dan ITS (Indirect Tensile Strength) jika dibandingkan dengan slurry seal menggunakan batu standar

UJI KARAKTERISTIK BETON ASPAL (AC–BC)

UJI KARAKTERISTIK BETON ASPAL (AC–BC) MENGGUNAKAN AGREGAT BASALT (STUDI KASUS : SUBTITUSI PORTLAND CEMENT DAN ABU SEKAM) Oleh: Teuku Irwansyah Putra NIM. 0809200060049 Komisi Pembimbing : 1. Dr. Ir. M. Isya, MT 2. Dr. Ir. Sofyan M. Saleh, M.Sc. Eng ABSTRAK Selama ini untuk pembangunan konstruksi jalan di Banda Aceh dan sekitarnya menggunakan

Analisis Variasi Suhu Pemanasan Serbuk Batu Basalt Sebagai

mortar mutu tinggi yang menggunakan agregat halus abu batu basalt skoria. Pada tahun 2012, Kusumawati dalam skripsinya yang berjudul “Kajian Penggunaan Batu Basalt & Batu Kapur Sebagai Agregat pada Slurry Seal (Tinjauan Konsistensi, Setting Time dan ITS)”. Mahasiswi jurusan Teknik Sipil Universitas Sebelas Maret ini melakukan penelitian dengan latar belakang penelitian pemanfaatan

Jenis Agregat dan Batuan ~ Ilmu Dasar Teknik Sipil

30/03/2017 Selain itu dapat juga menggunakan jenis agregat lain yang keras seperti batu alam misalnya basalt, terak tanur tinggi, jenis-jenis logam. Agregat yang sangat ringan untuk isolasi terhadap panas atau yang tahan api adalah perlit, sejenis gelas dari batuan beku (vulkanik) dengan berat isi sekitar 0.6-0.2 kg/dm³, vermiculit dengan berat isi massa sekitar 0.07-0.09 kg/dm³ dan foamglass.

Murah dan Kualitas Tinggi basalt agregat Produk basalt

basalt agregat 292 Supplier. Produk; Supplier; Laizhou Borrello Stone Co., Ltd. Rincian Kontak Profil Perusahaan Video Perusahaan. Hitam Basalt Agregat. Lansekap Terrazzo Hancur Batu Basalt Agregat. Cina Berwarna Agregat untuk Anti-Skid Road. Lihat lebih banyak > Produk/Jasa (Kami Menjual): marmer,granit,kerikil,batu pasir,batu budaya . Negara/Kawasan: Cina Jenis Usaha:

Analisis Variasi Suhu Pemanasan Serbuk Batu Basalt

Rajiman, 2011, Analisa Pemakaian Agregat Halus Abu Batu Basalt Scoria Tehadap Kuat. Tekan Mortar Mutu Tinggi Menggunakan Semen Batu Raja, Tesis (Magister. Teknik), Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Bandar Lampung. Kusumawati, Ratna, 2012, Kajian Penggunaan Batu Basalt & Batu Kapur Sebagai Agregat. pada Slurry Seal (Tinjauan Konsistensi, Setting Time dan ITS), Skripsi

(DOC) BAB II TINJAUAN PUSTAKA, klasifikasi agregat

Dengan menggunakan maksimum agregat yang lebih besar akan menghasilkan beton yang lebih sulit dikerjakan dan kekuatannya lebih kecil dibandingkan dengan beton yang menggunakan ukuran agregat lebih kecil. Berdasarkan ukuran butir, agregat dapat dibedakan menjadi dua golongan yaitu: 11 a. Agregat kasar ialah agregat yang semua butirnya tertahan di atas saringan 4,75 mm (ASTM C33)

Agregat materimu.files.wordpress

AGREGAT HALUS Agregat halus adalah agregat hasil pemecah batu Agregat halus yang digunakan dalam campuran AC dapat menggunakan pasir alam yang tidak melampaui 15% terhadap berat total campuran. Fungsi utama agregat halus adalah untuk menyediakan stabilitas dan mengurangi deformasi permanen dari perkerasan melalui keadaan saling mengunci (Interlocking) dan gesegkan antar

Analisis petrografi agregat terhadap kuat tekan dan kuat

Berdasarkan kandungan mineral agregat serta pengaruhnya terhadap sifat fisik agregat, dapat disimpulkan bahwa beton pada nilai faktor air semen terbaik (0,4) yang menggunakan agregat